Harga Minyak Turun 4 Persen Imbas Pasokan AS

kataSAPA.com

New York - Harga minyak anjlok empat persen ke level terendah dalam lima bulan. Hal tersebut dipengaruhi kenaikan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) dan prospek suram permintaan minyak global.

Harga minyak Brent turun USD 2,32 atau 3,7 persen ke posisi USD 59,97 per barel. Angka ini terendah sejak 28 Januari.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) merosot USD 2,13 atau empat persen ke posisi USD 50,72 per barel. Harga minyak itu terendah sejak 14 Januari.

The US Energy Information Administration (EIA) melaporkan persediaan minyak domestik naik secara mengejutkan selama dua pekan ini. Persediaan minyak naik 2,2 juta barel pada pekan lalu usai analis prediksi penurunan sekitar 481 ribu barel.

Stok minyak komersial AS sekitar 485,5 juta barel yang merupakan level tertinggi sejak Juli 2017. Selain itu, lebih tinggi delapan persen dari rata-rata lima tahun. Hal tersebut berdasarkan pernyataan EIA.

"Ini benar-benar pasar masih tidak percaya terhadap inventaris ini, dan mereka tidak akan dapat melihat lebih jauh. Lebih sulit menebak apa yang ditambahkan EIA setiap minggu," tutur Analis Price Futures Group, Phil Flynn, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (13/6/2019).

Pada Selasa, EIA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2019 yang juga menekan harga minyak berjangka. Ketegangan perang dagang antara AS dan China, dua konsumen minyak terbesar dunia juga menekan harga minyak.

Menanti Pertemuan OPEC

Ilustrasi Tambang Minyak (iStock)

Presiden AS Donald Trump mengatakan, pihaknya merasa kesepakatan perdagangan dapat dicapai. Sementara lagi akan mengancam menaikkan tarif produk China jika tidak membuat kesepakatan.

Goldman Sachs mengatakan, prospek makroekonomi yang tidak pasti dan produksi minyak yang tidak menentu dari Iran dan lainnya menyebabkan OPEC menghentikan pengurangan pasokan.

Dengan pertemuan the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) pada akhir Juni, pasar mencari apakah produsen minyak utama dunia akan memperpanjang pengurangan pasokannya.

Negara-negara OPEC dan produsen non-anggota termasuk Rusia telah membatasi produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari pada 2019 sehingga menopang harga.

Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail bin Mohammed al-Mazroui menuturkan, kalau anggota OPEC hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan mengurangi produksi.

Aljazair telah melayangkan gagasan meningkatkan pengurangan pasokan minyak oleh OPEC dan sekutunya pada semester II 2019 karena permintaan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

mastermedia.co.id

Asin Garam Madura dari Masa ke Masa

mastermedia.co.id

Unjuk 'Kesaktian' Setya Novanto di Padalarang

mastermedia.co.id

Bantai Vanuatu, McMenemy Minta Suporter Terus Dukung Timnas

mastermedia.co.id

Bukan Teroris, 32 Orang yang Diamankan Densus 88 Diberi Pendampingan

mastermedia.co.id

SUGBK Sepi, Simon McMenemy Rindu Lihat Dahsyatnya Suporter Garuda

mastermedia.co.id

Beto Sebut Dukungan Suporter Bikin Rasa Lelahnya Hilang

mastermedia.co.id

20 Perempuan Cantik Bersaing di Semifinal Miss Jakarta Fair

mastermedia.co.id

MK Tidak Bisa Diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin

mastermedia.co.id

Penutupan US Army Commanding General and Staff College

mastermedia.co.id

Kapal Selam Scorpene Class Kedua India Masih Bermasalah

mastermedia.co.id

Kawinan Sergio Ramos, Gerard Pique Diundang, Kenapa Ronaldo Tidak?

mastermedia.co.id

Genoa Datangkan Andreazzoli Gantikan Prandelli

mastermedia.co.id

Usai Dibantai Indonesia Setengah Lusin Gol, Pelatih Vanuatu Bilang Begini

mastermedia.co.id

Kalah Telak dari Indonesia, Vanuatu Ingin Tanding Ulang

mastermedia.co.id

Resmi Bertunangan, Lihat Video Momen-Momen Kebahagiaan Jessica Iskandar dan Richard Kyle

mastermedia.co.id

Iseng Remas Alat Kelamin Bule Wanita, Pria Ini Terancam 9 Tahun Penjara

mastermedia.co.id

Muzdalifah Pamer Barang Branded Hadiah Ulang Tahun dari Sang Suami

mastermedia.co.id

Disikat 0-6 oleh Indonesia, Vanuatu Ambil Hikmahnya

mastermedia.co.id

Dibantai Indonesia, Vanuatu Tidak Diperkuat Eks Timnas Australia

mastermedia.co.id

Pelatih Vanuatu Puji Performa Buas Beto

mastermedia.co.id

Kalah 0-6, Pelatih Vanuatu: Untung Tidak 0-10!

mastermedia.co.id

Gubernur Sulsel Harap PSBM Bisa Bantu Percepatan Pembangunan Ekonomi Masyarakat

mastermedia.co.id

Kelompok Informasi Masyarakat Dorong Ekonomi Kreatif

mastermedia.co.id

Hidup yang Sawang Sinawang ala Jogja dan Jakarta

mastermedia.co.id

Nggak Boleh Merantau Sama Orang Tua, Padahal Pengin Belajar Mandiri

mastermedia.co.id

Beto Goncalves Dedikasikan Empat Gol untuk Anaknya

mastermedia.co.id

Pelatih Vanuatu: Indonesia Harusnya Menang Lebih Besar

mastermedia.co.id

Bukan Marquez Apalagi Rossi, Rider Petronas Ini yang Start Terdepan di MotoGP Catalunya

mastermedia.co.id

Kantongi Ciri- Ciri Pelaku, Polisi Buru Perampok 6 Kg Emas di Tangerang

mastermedia.co.id

Hasil Kualifikasi Moto2 Catalunya: Dimas Ekky Pratama Start dari Posisi 24