Jack Ma: Tak Ada Internet Lebih Parah dari Hidup Tanpa Listrik

kataSAPA.com

New York City - Jack Ma membandingkan manfaat internet dibandingkan listrik. Pendiri Alibaba itu menyatakan, zaman sekarang koneksi internet jauh lebih penting dibandingkan listrik bagi manusia di abad lalu ketika listrik masih barang baru.

Ia berkata jika ada negara yang tidak memberikan akses internet ke rakyatnya, maka itu lebih buruk daripada rakyat zaman dulu yang tidak mendapat koneksi listrik.

"Hari ini, jika kita tidak memasang koneksi ke sebuah negara, (atau) jika kamu tidak membiarkan rakyatmu punya sambungan internet, itu lebih parah ketimbang melarang orangmenyambung listrik pada abad lalu," ujar Jack Ma seperti dikutip South China Morning Post.

Jack Ma berbicara dengan Melinda Gates dan Sekretaris Jendral PBB Antoni Guterres di Markas UN, Kota New York.

Diskusi itu diadakan dalam rangka peluncuran laporan The Age of Digital Interdependence (Zaman Interdependensi Digital) yang ditulis PBB.

Laporan tersebut menyoal kooperasi multilateral antar pemerintah agar teknologi bisa digunakan untuk meningkatkan hidup semua orang.Hal tersebut juga akan dilengkapi kerja sama antara masyarakat sipil, pakar teknologi, akademisi, dan sektor swasta.

Jack Ma menegaskan bahwa zaman tersebut baru saja dimulai sehingga jangan sampai meninggalkan orang dengan kondisi seperti di abad lalu.

"Kita seharusnya tidak meninggalkan rakyat di abad sebelumnya. Periode digital dari sekarang baru saja dimulai," ujar Jack Ma.

Jack Ma Tarik Ucapan soal Kerja 12 Jam Sehari

Presiden Bank Dunia Jim Yong kim bersama Pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam diskusi panel Disrupting Development Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10). (/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Jack Ma pernah membuat kontroversi karena meminta pegawai bekerja selama 12 jam sehari.

Ucapannya menyulut kontroversi karena budaya kerja 996 sedang diprotes luas di industri teknologi. Pola kerja itu adalah jam sembilan pagi sampai sembilan malam selama enam hari per minggu.

Akhirnya, sang miliarder malah berkata lain dan mengecamperusahaan yang menerapkan 996.Dalam pernyataannya, ia justru cenderung membela hak karyawan.

"Tidak ada yang suka bekerja di perusahaan yang memaksa bekerja 996. Itu bukan hanya tak manusiawi, itu juga tidak sehat, dan tidaksustainableselama periode panjang," ujarJack Maseperti dikutipSouth China Morning Post.

Bos Alibaba itumenyebut iming-iming gaji tinggi untuk merayu pegawai akan lembur tidak akan terlalu efektif. Jadwal 996 pun melanggar hukum dan tak disukai pegawai dan keluarga mereka.

"Dalam jangka panjang, bahkan jika kamu membayar gaji tinggi, para pegawai akan pergi," ujarJack Mayang memanggil perusahaan demikian sebagai bertindak bodoh dan akan gagal.

Sang miliarder pun berkata 996 yang benar adalah memakai waktu untuk belajar, berpikir, dan meningkatkan kualitas diri, dan tidak semata-mata karena uang.

Jack Ma: Lebih Baik Mati di Pantai Daripada di Kantor

Jack Ma pernah menjadi seorang guru Bahasa Inggris dengan bayaran hanya sekitar US$ 12 - US$ 15 per bulan.

Jack Ma juga ingin membuka jalan bagi generasi yang lebih muda untuk meneruskan industri teknologi. Jack Ma juga beberapa kali berbicara mengenai rencana pensiunnya dalam berbagai acara.

Sang miliarder beberapa kali mengungkapkan ketidakpuasannya dengan gaya hidup yang sibuk dan kerinduannya untuk kembali menjadi seorang guru.

Dilansir dariSouth China Morning Post, berikut sejumlah rencanaJack Mauntuk masa pensiunnya. Ia beberapa kali berbicara tentang jadwal penerbangannya yang sibuk sejak pensiun dari posisi CEO Alibaba.

Ketika saya mundur dari CEO, saya memberi tahu tim CEO saya akan lebih banyak bermain golf di pantai, jelas Ma dalam sebuah wawancara. Namun kenyataannya, Ma tahun lalu menghabiskan 870 jam di pesawat, dan 1.000 jam untuk tahun ini.

Yang jelas, saya tidak mau mati di kantor. Saya ingin mati di pantai, tambah Ma.

Walaupun Ma tidak lagi mengelola operasional harian Alibaba, ia tetap menjadi wajah dari perusahaan yang didirikannya, berkunjung ke berbagai negara untuk bertemu kepala pemerintahan serta memberikan pidato tentang keuntungan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

mastermedia.co.id

Genoa Datangkan Andreazzoli Gantikan Prandelli

mastermedia.co.id

Usai Dibantai Indonesia Setengah Lusin Gol, Pelatih Vanuatu Bilang Begini

mastermedia.co.id

Kalah Telak dari Indonesia, Vanuatu Ingin Tanding Ulang

mastermedia.co.id

Resmi Bertunangan, Lihat Video Momen-Momen Kebahagiaan Jessica Iskandar dan Richard Kyle

mastermedia.co.id

Iseng Remas Alat Kelamin Bule Wanita, Pria Ini Terancam 9 Tahun Penjara

mastermedia.co.id

Muzdalifah Pamer Barang Branded Hadiah Ulang Tahun dari Sang Suami

mastermedia.co.id

Disikat 0-6 oleh Indonesia, Vanuatu Ambil Hikmahnya

mastermedia.co.id

Dibantai Indonesia, Vanuatu Tidak Diperkuat Eks Timnas Australia

mastermedia.co.id

Pelatih Vanuatu Puji Performa Buas Beto

mastermedia.co.id

Kalah 0-6, Pelatih Vanuatu: Untung Tidak 0-10!

mastermedia.co.id

Gubernur Sulsel Harap PSBM Bisa Bantu Percepatan Pembangunan Ekonomi Masyarakat

mastermedia.co.id

Kelompok Informasi Masyarakat Dorong Ekonomi Kreatif

mastermedia.co.id

Hidup yang Sawang Sinawang ala Jogja dan Jakarta

mastermedia.co.id

Nggak Boleh Merantau Sama Orang Tua, Padahal Pengin Belajar Mandiri

mastermedia.co.id

Beto Goncalves Dedikasikan Empat Gol untuk Anaknya

mastermedia.co.id

Pelatih Vanuatu: Indonesia Harusnya Menang Lebih Besar

mastermedia.co.id

Bukan Marquez Apalagi Rossi, Rider Petronas Ini yang Start Terdepan di MotoGP Catalunya

mastermedia.co.id

Kantongi Ciri- Ciri Pelaku, Polisi Buru Perampok 6 Kg Emas di Tangerang

mastermedia.co.id

Hasil Kualifikasi Moto2 Catalunya: Dimas Ekky Pratama Start dari Posisi 24

mastermedia.co.id

Setnov Kembali Berulah, KPK Ultimatum Ditjen PAS Serius Benahi Lapas

mastermedia.co.id

Akselerasi 4G, Telkomsel Sebar Bonus Kuota Hingga 30 GB

mastermedia.co.id

Guru Besar Hukum University of Melbourne Protes BPN Ngutip Serampangan

mastermedia.co.id

‘Koboi BMW’ Yang Todongkan Pistol Ditangkap Polisi

mastermedia.co.id

Kredit Perbankan Diprediksi Stagnan, Perbaikan Ekonomi Tanpa Optimisme

mastermedia.co.id

Baru Dirilis, Toyota Glanza Sudah Terjual Lebih Dari 2.000 Unit

mastermedia.co.id

Timnas Brasil Diejek Suporter Sendiri, Ini Jawaban Tite

mastermedia.co.id

Franck Ribery Masih Berambisi Bermain di Klub Besar

mastermedia.co.id

Beto Quattrick, Indonesia Pesta Gol ke Gawang Vanuatu

mastermedia.co.id

Luar Biasa…Dimas Ekky Pratama Peringkat 10 Kualifikasi Moto2 Catalunya

mastermedia.co.id

Curi Ratusan Motor, Satu Pelaku Asal Lampung Ditembak Mati