Mahfud Md: Satu-satunya Cara Bebaskan Baiq Nuril yaitu Amnesti

kataSAPA.com

Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai bahwa amnesti merupakan jalur paling memungkinkan untuk membebaskan Baiq Nuril. Namun, kata dia, amnesti biasanya dilakukan untuk kasus politik dan bukan ranah pidana umum.

"Presiden harus mencari alternatif dan alternatif amensti menurut saya itu adalah yang paling mungkin di antara sesama yang agak tidak mungkin," kata Mahfud di Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Kasus politik yang dimaksud biasanya untuk membebaskan tahanan politik seperti pada kasus politik Budiman Sudjatmiko, Muchtar Pakpahan dan Sri Bintang Pamungkas.

"Amnesti pun ada problem hukum, karena menurut UU yang berlaku sampai sekarang itu biasanya diberikan ke kasus kasus politik," terangnya.

Jika opsi pemberian grasi yang diambil untuk Baiq Nuril, Mahfud menilai hal itu tidak mungkin. Pasalnya, Baiq telah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) yang artinya tidak mengakui kesalahan. Sedangkan, syarat pemberian grasi harus meminta dan mengakui kesalahan serta hukumannya harus dua tahun.

"Nah dia hanya enam bulan (dihukum) tidak mungkin dia diberi grasi. Oleh sebab itu pilihannya amnesti," kata Mahfud.

Terus Dikaji

Mahfud ingin soal dorongan amnesti untuk Baiq terus didiskusikan. Intinya, Mahfud tak ingin hukum digunakan tanpa keadilan.

"Intinya orang tidak boleh diperlakukan tidak adil. Kayaknya si Baiq itu menurut persepsi publik tidak diperlakukan dengan adil karena dia sebagai korban yang dilecehkan kemudian malah dia yang dihukum," pungkas Mahfud MD.

mastermedia.co.id

Demonstran Syiah dan Polisi Nigeria Bentrok, 8 Tewas

mastermedia.co.id

Pemadaman Listrik Luas Kembali Terjadi di Venezuela

mastermedia.co.id

Trump Puji Pakistan Dalam 'Kemajuan' Pada Perdamaian Afghanistan

mastermedia.co.id

Intelijen Pakistan Bantu CIA Menangkap Bin Laden

mastermedia.co.id

Trump Tawarkan Jadi Mediator India dan Pakistan Terkait Kashmir

mastermedia.co.id

Huawei Mulai PHK Karyawan di AS

mastermedia.co.id

Cristiano Ronaldo Lolos dari Dakwaan Pemerkosaan di Las Vegas

mastermedia.co.id

Pakar Peringatkan Penyebaran Parasit Malaria Kebal Obat di Asia Tenggara

mastermedia.co.id

Boris Johnson Terpilih Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

mastermedia.co.id

Korsel Nyatakan Pesawat Militer Rusia Langgar Wilayah Udaranya

mastermedia.co.id

Trump: AS Bisa Akhiri Perang di Afghanistan dalam 1 Pekan

mastermedia.co.id

Protes Massal di Puerto Rico Tuntut Pengunduran Diri Gubernur

mastermedia.co.id

Fraksi Demokrat AS akan Tekan Fraksi Republik Soal Keamanan Pemilu

mastermedia.co.id

Warga Amerika Tidak Percaya, Frustrasi pada Pemerintah

mastermedia.co.id

India Bantah Meminta Trump Jadi Penengah Konflik Kashmir

mastermedia.co.id

Jemaah Haji Meninggal Berhak Dapatkan Asuransi

mastermedia.co.id

Unik, Jemaah ini Tandai Tas Tentengannya Gunakan Centong Nasi Sampai Serbet

mastermedia.co.id

Jaga Keamanan Diri, Jemaah Disarankan Tak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad

mastermedia.co.id

Jemaah Haji Terpisah Rombongan Terbilang Banyak

mastermedia.co.id

116.821 Jemaah Haji Tiba di Saudi, 2 Kembali Wafat

mastermedia.co.id

Mentoring ACS; Posisi Madzhab Asy’ari Dalam Fikih dan Hadits

mastermedia.co.id

Semangat Kebersamaan di Rakerda Himpaudi Kabupaten Cirebon

mastermedia.co.id

Peringati Hari Anak Nasional, Daop 3 Cirebon Gelar Lomba dan Edukasi Kereta Api

mastermedia.co.id

Peringati HAN 2019, RS Putera Bahagia Cirebon Bagi-Bagi Puzzle dan Promo Menarik

mastermedia.co.id

Tim Basket SMAN 1 Palimanan Tambah Latihan

mastermedia.co.id

Makam Buyut Mulangi Di Relokasi

mastermedia.co.id

Turini Tiba Di Kampung Halaman

mastermedia.co.id

Turini Disambut Oleh Plt Bupati Cirebon

mastermedia.co.id

Stadion Karang Birahi Tidak Memenuhi Standar Keamanan

mastermedia.co.id

KKM Terpadu II Untag Cirebon